Senin, 23 Mei 2016

Slax - Sistem Operasi 12.4C.11 BSI Jatiwaringin


Slax - Sistem Operasi 12.4C.11 BSI Jatiwaringin


Perangkat Yang di Butuhkan

Hardware
Dalam praktik memodifikasi (remastering) linux slax ini kami menggunakan beberapa alat bantu baik perangkat lunak maupun perangkat keras.
Kami menggunakan laptop/Notebook, dengan spesifikasi:

  •  Intel® Celeron® CPU N2830 @ 2.16 GHz (2CPUs),~2,2 GHz
  •  RAM 2 GB
  •  Hardisk 500 GB
  •  Display 1366x768 (32bit) (60Hz)
  •  Graphic system INTEL HD GRAPHICS
  •  Sistem operasi Windows 10 Pro 64 bit (10.0, Build 10240)


Software



Langkah-Langkah Remastering


Cara mengganti menu boot
  1. Ekstrak file slax-6.1.2.iso dengan menggunakan power ISO, caranya klik kanan pada slax-6.1.2.iso, pilih Power ISO, klik “extract here” untuk mengekstrak didalam folder yang sama, pilih “extract to” untuk mengekstrak difolder lain (akan terbentuk 2 buah folder, boot dan slax).
  2. Buka folder boot dan ganti gambar slax.png dengan gambar milik kita sendiri yang sudah diedit sebelumnya dengan menggunakan photoshop. Tapi nama, ukuran, dan format gambar harus sama.
  3. Edit file slax.cfg sesuai dengan yang diinginkan dengan menggunakan wordpad



Cara Mengganti Splash Screen, Icon, logout    
1. Buka folder slax-base lalu ekstrak module 003-desktop (klik kanan pada module pilih Extract SLAX module).


2.Setelah Proses selesai akan terbentuk sebuah folder dengan nama 003-desktop 

3. Buka folder 003-desktop yang telah diekstrak lalu masuk ke direktori usr-share-apps.


4. Kita akan menemukan banyak folder, untuk mengganti splash screen kita cari folder ksplash, masuk kedalam folder tsb. Ada folder Themes- Default. dan ganti file gambar yang ada didalam folder default dengan gambar sendiri (ukuran, nama, dan format harus sama)


Untuk mengganti gambar logout, masih pada direktori yang sama (usr-share-apps), cari folder ksmserver, ada folder pics dan ganti file gambar didalamnya dengan gambar kita sendiri. (ingat! nama, ukuran dan format harus sama).

Lalu kompres folder 003-desktop yang telah di edit.

Setelah selesai gabungkan kembali folder boot dan slax menjadi file Iso. Dengan cara memblok dua folder tsb, lalu klik kanan, pilih Power ISO dan klik add to image file. Setelah itu akan tampil jendela Power ISO, pilih “.iso file” klik ikon. untuk memilih tempat penyimpanan dan untuk mengganti nama, lalu klik OK. Setelah itu klik kanan file iso, pilih poweriso, lalu pilih mount image.





Remastering menggunakan aplikasi myslax creator

  1. Buka aplikasi Myslax creator
  2. Klik next untuk memulai
  3. Pada source type pilihlah ISO-Default, lalu klik icon CD pada  Select an SLAX ISO Image, Lalu browse, pilih Iso linux yang akan kita modif. Contoh : Slax yang telah kita edit tadi, lalu klik Next
  4. Pada Add new Module, pilih tempat penyimpanan modul tambahan yang sudah kita sediakansebelumnya. Lalu pindahkan satu persatu modul dengan cara memilih modul dan mengklik add.Kemudian klik Next.
  5. Pada Remove module, buka folder base pada slax. Lalu remove modul yang ingin kita hapusdengan cara klik modulnya lalu klik Remove. Setelah itu klik next untuk melanjutkan.
  6. Pada Modify boot options. Biarkan saja seperti default dan pada frame custom KDE/ XFCEwallpaper klik icon lampu yang bewarna kuning untuk menganti walpaper default dengan gambar kitasendiri. Klik next.
  7. Pada Create your own SLAX ISO image. Klik icon CD pada frame Select a New ISO name,untuk mengganti nama  file linux dan juga untuk menyimpan tempat penyimpanan file hasilakhir iso image, jika kita tidak ingin merubah nya. Bisa langsung klik tombol Create ISO.
  8. Setelah selesai, klik cancel/ close untuk keluar dari aplikasi myslax creator. Pilihan ini kami pilih karena kami hanya memerlukan file iso dan akan mengetes hasilnya terlebih dahuludengan menggunakan virtual box sebelum diburn ke dalam CD/DVD atau pun USB
  1. Testing linux dengan menggunakan Virtual Box
1. Buka aplikasi Virtual Box lalu klik New untuk memulai
2. Terntukan nama dan tipe OS lalu klik Next
3. Tentukan besarnya memori (RAM) yang akan dialokasikan pada mesin virtual lalu klik Next
4. Tentukan Hardisk Virtual (default : create a virtual hard drive now), klik next.
5. Tentukan Tipe hardisk. klik next
6. pilih dinamically allocated klik next
7. Tentukan lokasi dan ukuran harddisk Virtual.lalu klik create
8. Kemudian pilih setting > storage klik Empty pada controller : IDE
9. Klik gambar CD disamping kanan dan browse file iso yang sudah di edit sebelumnya.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar